
Dalam proses penerapan audit berbasis risiko yang dilakukan untuk lingkup internal, seorang auditor perlu memahami bahwa setiap perusahaan berbeda antara satu dengan yang lain. Perbedaan tersebut terletak pada SOP, bahasa, struktur organisasi, cara kerja, serta manajemen risiko yang dilakukan.
Audit berbasis risiko itu sendiri mengacu pada sebuah metode pemeriksaan yang dipergunakan untuk memberikan jaminan bahwa risiko yang ada telah dikelola dalam batasan risiko yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Audit berbasis risiko berfokus pada area-area yang memiliki risiko tinggi, untuk mengetahui area mana yang paling berisiko serta area mana yang pengelolaannya masih perlu diperbaiki.
Audit berbasis risiko merupakan salah satu cara untuk memberikan jaminan kualitas kepada semua pihak mulai dari pihak internal perusahaan, pihak pemerintah atau pihak yang memegang otoritas, serta konsumen. Penilaian audit sendiri dilakukan dengan menggunakan beberapa kriteria baku untuk memastikan bahwa semua aspek yang dinilai telah sesuai dengan standar yang ada.
Sebuah perusahaan yang lulus dari proses audit berbasis risiko akan memiliki nilai lebih terutama di mata konsumen. Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang memiliki sertifikat ISO 9001 mampu memberikan jaminan kepada pada konsumen bahwa proses produksi yang dilakukan serta produk yang dihasilkan telah sesuai dengan standar tersebut.
Manfaat Audit Berbasis Risiko
Audit berbasis risiko menggunakan pendekatan yang berbeda dengan audit konvensional. Audit berbasis risiko lebih menekankan pada proses dan sistem yang dijalankan oleh perusahaan dan tidak berfokus pada individual di dalamnya, seperti halnya yang dilakukan oleh audit konvensional.
Pendekatan ini membuat proses audit berbasis risiko memberikan manfaat yang berbeda pula bagi pihak perusahaan, yaitu:
- Meningkatkan kemampuan dalam melakukan identifikasi dan mengukur risiko dalam berbagai area mulai dari area strategis, kebijakan, finansial, operasional, dan area kerja lain
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi kelemahan yang ada di pihak manajemen
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi adanya kemungkinan penipuan yang terjadi di dalam sistem atau masalah lainnya
- Menjadi sistem check and balance terhadap kontrol perusahaan
Proses audit berbasis risiko menawarkan banyak manfaat bagi sebuah perusahaan/organisasi. Pelaksanaan audit berbasis risiko bersama dengan proses audit lainnya akan membantu meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi kerja secara menyeluruh untuk perkembangan perusahaan di masa yang akan datang.