
Perkembangan teknologi saat ini menuntut pemahaman mengenai konsep manajemen risiko
cyber serta kemampuan praktis dalam mengelola sekaligus mengendalikan risiko
cyber. Pemahaman tersebut terutama dibutuhkan untuk mengamankan aspek informasi digital dari perusahaan secara efektif.
Hal ini mendorong AIG, CRMS Indonesia, dan IRMAPA untuk menginisiasi acara
Roundtable Discussion bertajuk
Cyber Security in Industry 4.0: Build a Resilient Company, yang bertempat di Hotel the Sultan, Jakarta, pada tanggal 12 Maret 2019.
Roundtable Discussion ini menampilkan 2 nara sumber yang sangat kompeten, yaitu:
- Bapak Obrian Candra Briliyant, dosen dan researcher pada STSN (BSSN) sejak tahun 2013 yang sekarang menjabat sebagai Head of Cyber Security Engineering. Beliau membawakan topik tentang Managing Cyber Risk in the Hyperconnected Business Landscape.
- Bapak Liam Pomfret, Cyber and Professional Indemnity Lead New Zealand and South East Asia, AIG Asia Pacific. Pembahasan beliau mengenai Responding to Emerging Risks in Cyber.
Sedangkan posisi moderator dipegang oleh
Bapak Fadjar Proboseno, board member IRMAPA.

Acara diawali dengan sambutan dari
Bapak Rob Logie,
President Director & CEO AIG Indonesia dan
Bapak Charles Vorst (Sekretaris Jenderal IRMAPA), serta dihadiri oleh hampir 100 peserta dari industri perbankan, asuransi, energi, pertambangan, transportasi, pendidikan, manufaktur, teknologi, serta lembaga-lembaga negara.