Oleh Dr. Antonius Alijoyo
Dalam beberapa kesempatan, penulis berjumpa dengan beberapa praktisi korporasi terutama di tingkat dewan komisaris dan berbincang tentang perbedaan dan keterkaitan antara ‘forward looking risk’ dan ‘emerging risk’ yang seringkali dipakai secara bergantian. Perbincangan mengarah pada bagaimana pemahaman sejati sekaligus perbedaan kedua hal tersebut dalam konteks pengelolaan risiko entitas di organisasi atau seringkali dikenal dengan nama ERM (Enterprise Risk Management).
‘Forward-Looking Risk’
Forward-looking risk diterjemahkan dan dimaknai sebagai ‘risiko yang bersifat antisipatif’ atau ‘risiko yang diantisipasi’, dan biasa disingkat dengan ‘risiko antisipatif’. Dalam hal ini, ERM diharapkan dapat mengantisipasi risiko dalam perjalanan dan upaya organisasi mencapai sasaran atau tujuan masa depan mereka melalui penggunaan data analitik dan tren, serta analisis skenario yang relevan dan kontekstual. Risiko antisipatif mencakup seluruh jenis risiko masa depan, baik yang sudah diketahui atau belum dan apakah sudah terkuantifikasi ataupun belum.
Risiko antisipatif memiliki cakupan yang sangat luas, termasuk dampak potensial dari pengaruh eksternal seperti perubahan kondisi makroekonomi dan kebijakan regulasi, serta perubahan demografi dan struktur sosial pasar yang dituju. Selain itu, risiko ini juga dapat timbul dari pengaruh internal seperti perubahan sistem teknologi informasi besar-besaran dalam organisasi atau relokasi perusahaan.
‘Emerging Risk’
Emerging risk diterjemahkan dan dimaknai sebagai ‘risiko yang sedang berkembang’ atau disingkat ‘risiko berkembang’, dan merujuk secara khusus sebagai risiko baru, baik yang tumbuh secara tiba-tiba (emerge) ataupun tumbuh secara perlahan (evolve). Dampak dari risiko berkembang umumnya tidak atau belum dapat dipahami sepenuhnya tapi berkembang semakin signifikan seiring waktu berjalan, sehingga perlu dipantau dan diantisipasi. Seringkali tidak ada data historis mengenai risiko berkembang ini sehingga sulit dalam mengembangkan model atau pemodelan risiko yang diperlukan. Dari sudut pandang ini, risiko berkembang dikatakan bersifat sempit sebagai bagian (subset) dari risiko antisipatif suatu organisasi.
Tabel Ringkasan dan contoh
Di bawah ini, tabel ringkasan pemahaman perbedaan antara keduanya, dengan beberapa contoh:
| Aspek | Risiko Antisipatif | Risiko Berkembang |
| Cakupan | Luas, mencakup segala risiko masa depan | Sempit, yaitu risiko yang baru muncul atau berkembang |
| Keterprediksian | Memungkinkan dituangkan dalam pemodelan | Seringkali tidak atau belum dapat diprediksi |
| Kematangan | Dapat mencakup risiko yang sudah diketahui | Mencakup risiko yang belum diketahui sebelumnya karena masih sangat awal saat ditemukenali dengan pemahaman yang masih sangat rendah |
| Ketersediaan Data | Memungkinkan untuk menggunakan pemodelan dan atau data yang tersedia. | Data yang tersedia sangat terbatas, bahkan seringkali tidak atau belum tersedia |
| Contoh |
|
|
Mudah-mudahan artikel singkat ini bermanfaat.